Situasi di Thailand Semakin Memanas 03 Desember 2013, 20.22 Mochtar Siahaan Internasional
Situasi di Thailand Semakin Memanas
Milisnews.com – Perdana Menteri Thailand,  Yingluck Shinawatra di ultimatum oleh demonstran harus mundur dari jabatannya hari ini Senin, 3
Read More 102 Hits 0 Ratings
Dr Shakil Afridi Pemberi Informasi Keberadaan Osama Bin Laden Terancam Jiwanya 02 Desember 2013, 18.10 Mochtar Siahaan Internasional
Dr Shakil Afridi Pemberi Informasi Keberadaan Osama Bin Laden Terancam Jiwanya
Milisnews.com - Dr Shakil Afridi, warga negara Pakistan yang didakwa sebagai pemberi informasi kepada  Central Intelligence Agency (CIA) Amerika
Read More 90 Hits 0 Ratings
Australia menolak minta maaf soal penyadapan terhadap SBY 19 November 2013, 21.45 Rizal Harahap Internasional
Australia menolak minta maaf soal penyadapan terhadap SBY
Milisnews.com -  Perdana Menteri Australia Tony Abbott hari ini mengatakan menolak meminta maaf atas kasus penyadapan dilakukan intelijen
Read More 128 Hits 0 Ratings
Rakyat Filipina Sebelumnya Sudah Diberitahu Akan Terjadi Topan Haiyan 15 November 2013, 18.02 Mochtar Siahaan Internasional
Rakyat Filipina Sebelumnya Sudah Diberitahu Akan Terjadi Topan Haiyan
Milisnewsw.com – Otoritas Pemerintah Filipina sebelumnya sudah memperingatkan, bahwa  akan adanya ancaman topan Haiyan dengan kekuatan angin
Read More 103 Hits 0 Ratings
Israel Kirim Pasukan Militer ke Filipina 14 November 2013, 18.41 Mochtar Siahaan Internasional
Israel Kirim Pasukan Militer ke Filipina
Milisnews.com – Menyusul Amerika Serikat dan Jepang, Pemerintah Israel mengirim militernya ke Filipina untuk membantu korban Topan Haiyan.
Read More 131 Hits 0 Ratings

Sniper Tembak Mati Wartawan TV Suriah

  • PDF
Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

Milisnews.com -  Tembakan sniper (penembak jitu) menewaskan Yara Abbas, reporter untuk saluran berita TV Al-Ikhbariya, di dekat perbatasan Lebanon-Suriah, Senin 27 Mei 2013. Al-Ikhbariya adalah saluran televisi pro-pemerintah Suriah.

Yara Abbas tewas di dekat bandara Debaa, Provinsi Homs. Pasukan yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad berada di sana dalam usahanya untuk merebut kembali daerah itu dari tangan pemberontak.

Televisi Suriah mengatakan, Abbas menjadi sasaran "teroris"--istilah yang umum digunakan oleh para pendukung Presiden Assad untuk menyebut para pemberontak yang akan menggulingkan pemerintahan Suriah.

Pengawas Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebuah kelompok pemantau pro-oposisi, mengatakan, beberapa anggota tim Al-Ikhbariya juga terluka dalam serangan itu.

Abbas adalah orang yang akrab di penonton televisi Suriah. Dia sering menyampaikan laporan, saat sedang bersama pasukan Assad, di garis depan konflik sipil Suriah yang sudah berlangsung dua tahun itu.

Komentar