Komjen Badrodin Haiti Diangkat Sebagai Wakapolri Gantikan Komjen Oegroseno
Milisnews.com –Kapolri Jenderal Polisi Drs Sutarman menunjuk Komisaris Jenderal Polisi Drs Badrodin Haiti sebagai Wakil Kepala Kepolisian
Read More 86 Hits 0 Ratings
Kapolri Promosikan Kombes Murad Ismail Sebagai Kapolda Maluku 20 Desember 2013, 21.55 Mochtar Siahaan Polisi
Kapolri Promosikan Kombes Murad Ismail Sebagai Kapolda Maluku
Milisnews.com – Waka Polda Maluku, Kombes Polisi Drs Murad Ismail dipromosikan sebagai Kapolda Maluku menggantikan Brigjen Polisi Drs Muktiono
Read More 149 Hits 0 Ratings
 Selama Suhardi Alyus Menjabat Kapolda Jawa Barat, Hubungan Polri Dengan TNI Cukup BaIK
Milisnews.com – Selama 5 bulan tiga minggu, Irjen Pol Drs Suhardi Alyus menjabat Kapolda Jawa Barat jalinan hubungan kerjasama Polri dengan TNI
Read More 103 Hits 0 Ratings
Iwan Bule, Si Anak Bandung Asli Pimpin Polda Jawa Barat 08 Desember 2013, 01.05 Mochtar Siahaan Polisi
Iwan Bule, Si Anak Bandung Asli Pimpin Polda Jawa Barat
Milisnews.com – Anak Bandung asli kini memimpin Polda Jawa Barat. Pada masa anak-anak hingga tamat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Bandungt, dia
Read More 269 Hits 0 Ratings
Suhardi Alyus Gantikan Jenderal Sutarman Sebagai Kabareskrim 08 Desember 2013, 00.36 Mochtar Siahaan Polisi
Suhardi Alyus Gantikan Jenderal Sutarman Sebagai Kabareskrim
Milisnews.com – Kapolri Jenderal Pol Drs Sutarman meminta kepada Kabareskrim Polri yang baru, Irjen Pol Drs Suhardi Alyus mengoptimalkan
Read More 94 Hits 0 Ratings

Kompolnas Mensinyalir Ada Permainan Petinggi Polri Dalam Kasus Aiptu Labora Sitorus

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

Milisnews.com -  Komisi Kepolisian Nasional mendesak agar Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menangani tuntas kasus rekening gendut milik Aiptu Labora Sitorus. Kompolnas mensinyalir ada permainan petinggi polisi dalam kasus ini.

Komisioner Kompolnas Hamida Abdurahman mengatakan, upaya penegakkan hukum terhadap Aiptu Labora Sitorus juga dilakukan terhadap pejabat atau anggota Polri lainnya, yang teridikasi selama ini terkait bisnis milik Labora Sitorus. Jika memang ada kaitannya antara petinggi Polri dalam kasus ini, maka Bareskrim Polri juga harus mengusutnya. 

"Tentu tidak adil apabila LS (Labora Sitorus) saja yang diproses, sedang yang lainnya ikut menikmati bisnis LS tidak dilakukan tindakan hukum sama sekali. Jangan sampai terjadi diskriminasi," kata Hamida, Minggu (19/5/2013).

Hal senada juga disampaikan Komisioner lainnya, Edi Hasibuan. Menurut Edi, Kompolnas yakin bahwa Labora hanya melakukan tindakan itu sendirian. Apalagi, mengingat Labora baru berpangkat bintara. 

"Ada indikasi, kegiatan LS ini menguntungkan pihak-pihak lain termasuk adanya dugaan perwira Polri mulai dari kapolres kebawah. Ini adalah tugas propam polri memeriksa kebenarannya," kata edi.

Bila perwira-perwira itu terbukti berada di belakang Labora, kata Edi, maka mereka juga harus diproses. "Menurut LS kepada Kompolnas, dia mengaku selama ini sangat loyal dengan atasanya. Tapi, dia bingung sekarang dia yang jadi korban," tegasnya. 

Untuk menindaklanjuti kasus ini, Edi mengatakan, Kompolnas akan menemui Kabareskrim Polri Komjen Pol Sutarman untuk memberikan masukan mengenai penanganan kasus ini, pada Senin (20/5/2013). 



Berita Terbaru:
Berita Sebelumnya:

Komentar