Maju Jadi Capres,Yusril Belum Tentukan Cawapres 04 Desember 2013, 15.19 Osmar Siahaan Politik
Maju Jadi Capres,Yusril Belum Tentukan Cawapres
 Milisnews.com - Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang mengatakan figur pendamping untuk bakal calon Presiden Yusril Ihza Mahendra akan
Read More 100 Hits 0 Ratings
Wapres Tolak Panggilan Timwas Century 04 Desember 2013, 15.14 Osmar Siahaan Politik
Wapres Tolak Panggilan Timwas Century
Milisnews.com -  Wakil Presiden Boediono menolak hadir memenuhi panggilan Tim Pengawas (Timwas) Kasus Bank Century DPR karena dianggap dapat
Read More 96 Hits 0 Ratings
Presiden SBY Bertemu Tim Rekonsiliasi Suni-Syiah Sampang 04 Desember 2013, 15.09 Osmar Siahaan Politik
Presiden SBY Bertemu Tim  Rekonsiliasi Suni-Syiah Sampang
 Milisnews.com- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan pertemuan informal dengan Tim Rekonsiliasi Suni-Syiah di Kabupaten Sampang
Read More 82 Hits 0 Ratings
Anas Urbaningrum: Indonesia Harus Bertindak Tegas Terhadap Australia 19 November 2013, 22.11 Rizal Harahap Politik
Anas Urbaningrum: Indonesia Harus Bertindak Tegas Terhadap Australia
Milisnews.com -  Penyadapan Australia terhadap Indonesia menuai beragam pendapat. Anas Urbaningrum turut berkomentar melalui cuitnya di Twitter.
Read More 139 Hits 0 Ratings
Mahfud MD, Siap Bersanding Dengan Aburizal Bakrie 29 Oktober 2013, 15.42 Rizal Harahap Politik
Mahfud MD, Siap Bersanding Dengan Aburizal Bakrie
Milisnews.com -  Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD siap disandingkan dengan Aburizal Bakrie (Ical) dalam Pilpres 2014. Menurutnya,
Read More 122 Hits 0 Ratings

Demokrat Mengadu, Metro TV dan TvOne Dijatuhi Sanksi

  • PDF
Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

Beri SanksiMilisnews.com – Stasiun Televisi TvOne dan Metro TV dijatuhi sanksi peringatan tertulis oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sehubungan pengaduan 9 orang fungsionaris Partai Demokrat ke KPI. Kedua stasiun televisi diminta melakukan evaluasi internal terhadap program siarannya agar berhati-hati dalam penyiarkan suatu berita dan mengedepankan asas keberimbangan.



Sembilan fungsionaris Partai Demokrat mengadu ke KPI berkaitan program siaran tvOne “Jakarta Lawyers Club” atau “Indonesia Lawyers Club”. Sedang Metro TV diadukan ke KPI berkaitan program siaran “Metro Pagi”. Pengaduan itu disampaikan fungsionaris Partai Demokrat itu pada 23 Februari 2012, mereka keberatan atas program kedua televisi.


Atas pengaduan itu, KPI kemudian  menggelar sidang mediasi 6 Maret 2012. Selanjutnya kedua stasiun televisi terkemuka di bidang pemberitaan itu dijatuhi hukuman peringatan tertulis. Dengan adanya hukuman peringatan itu, bagaimana nasib program kedua televisi itu, apakah akan berhenti.


Program siaran “Jakarta Lawyers Club” atau “Indonesia Lawyers Club” merupakan siaran yang sangat disenangi masyarakat luas, dan menjadi topik pembicaraan hangat di tengah-tengah masyarakat. Demikian juga siaran Metro TV program “Metro Pagi”, termasuk yang disenangi masyarakat pemirsa televisi.


Sementara itu Persatuan Wartawan Indonesia menolak mengikuti Pedoman Prilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) Khusus bidang jurnalistik yang diberlakukan KPI pada 1 April 2012 di Surabaya. Menurut PWI, bahwa P3 dan SPS yang diberlakukan KPI melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers dan UU Nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran.


Dalam UU Nomor 40 tahun 1999 ditegaskan, terhadap Pers nasional dilarang dilakukan penyensoran, pembredelan dan penghentian penyiaran. Sedang UU Nomor 32 tahun 2002, khusus pasal 42 menyatakan, wartawan penyiaran dalam melaksanakan kegiatan jurnalistik media elektronik tunduk kepada kode etik jurnalistik dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (a).


Berita Terkait:
Berita Terbaru:
Berita Sebelumnya:

Komentar